Comments

Jumat, 29 Mei 2015

Nasib di Langit

Nasib di Langit Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Pada jaman dahulu ada seorang Jendral dari negeri Tiongkok kuno yang mendapat tugas untuk memimpin pasukan melawan musuh yang jumlahnya sepuluh kali lipat lebih banyak.

Mendengar kondisi musuh yang tak seimbang, seluruh prajuritnya gentar kalau-kalau akan menderita kekalahan dan mati sia-sia.

Di tengah perjalanan menuju medan perang, Jendral itu singgah di sebuah kuil kecil. Ia sembahyang dan berdoa meminta petunjuk para dewa.

Sedangkan prajuritnya menanti di luar kuil itu dengan harap-harap cemas.

Tak lama kemudian, sang Jendral keluar dari kuil tersebut.

Ia berteriak pada seluruh pasukannya, “Kita telah mendapat petunjuk dari langit.”

Lalu ia mengeluarkan koin emas simbol kerajaan dari sakunya. Sambil mengacungkan koin itu ke udara ia berkata,

“Sekarang, kita lihat apa kata nasib. Mari kita adakan toss. Bila kepala yang muncul, maka kita akan menang. Tapi bila ekor yang muncul, kita akan kalah. Hidup kita tergantung pada nasib.”

Jendral lalu melempar koin emas itu k
... baca selengkapnya di Nasib di Langit Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Rabu, 20 Mei 2015

Katro

Katro Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Terlahir dalam keluarga pas-pasan dan cenderung miskin, DNA sukses orang yang satu ini nampaknya terselip dalam citra yang ditangkap oleh kawan-kawan semasa ia duduk di SD Purwogondo 2, Purwosari. Bakat dan talenta untuk sukses itu diwakili dengan kata-kata: usil, jahil, iseng, alias nyelelek, dan tak pernah bisa diam. Melanjutkan sekolah ke SMP Muhammadiyah Indraprasta, pendidikan formalnya berakhir di SMA Ibu Kartini, Jalan Sultan Agung, Semarang.

Lulus SMA tahun 1983, perjalanan hidupnya berputar di antara menganggur, jadi kernet angkot, dan jadi supir truk elpiji di Tanah Mas, Semarang.

Berbekal uang transport Rp 30.000,- dari Joko Dewo, temannya yang sudah lebih dulu merantau ke ibukota, wong ndeso yang satu ini mengadu nasib ke Jakarta tahun 1985. Dengan logat Jawa yang medhok, dan bahasa Indonesia yang belepotan, ia berjuang menafkahi hidupnya. Berulang kali bolak-balik Jakarta-Semarang dan bolak balik pula ia menjalani peran sebagai supir, tukang gali sumur pompa, MC hajata
... baca selengkapnya di Katro Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Selasa, 05 Mei 2015

Wiro Sableng #148 : Dadu Setan

Wiro Sableng #148 : Dadu Setan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : DADU SETAN

SATU

Malam hari di pantai Losari. Walau angin bertiup cukup kencang dan udara dingin, air laut tampak tenang. Sejak senja sebuah kapal kayu besar berbendera merah bergambar naga hitam telah melego jangkar di perairan Tanjung Losari. Pada saat malam bertambah gelap karena bulan separuh lingkaran tertutup awan, dari pintu di lambung kapal sebelah kanan keluar dua orang bertubuh tinggi tegap, berpakaian dan berikat kepala serba putih. Orang pertama masih muda, bertampang keren, berkumis kecil. Di sampingnya berdiri seorang lelaki berusia lanjut, kakek memelihara janggut dan kumis menjulai sampai di bawah dagu, berwarna hitam karena dicat. Kedua orang ini sama-sama memiliki alis tinggi mencuat, bermata sipit dan berkulit kuning.

Saat itu sebuah tangga telah terpasang, menghubungi pintu di kapal dengan sebuah sampan yang sejak petang hari telah merapat di perut kapal kayu. Sampan ini ditunggui seorang pendayung berpakaian hitam. Orang tua di pintu kapal berpaling pada lelaki muda di sampingnya.

"Ingat rencana. Begitu sampai di daratan tukang perahu
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #148 : Dadu Setan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Minggu, 08 Februari 2015

MEMBUAT TEMPAT PERMEN CANTIK DARI KARDUS BEKAS


SEDIAKAN BAHAN DAN ALAT :
  1. Kardus Bekas
  2. Catter
  3. Penggaris
  4. Lem Kayu
  5. Cat Kayu/Pernis Kayu


CARA MEMBUATNYA :
  • Potong memanjang kardus bekas dengan ukuran lebar 1- 1,5 cm, sebanyak 10-15 buah :
                         


  • Lepaskan bagian luar kardus dengan mengunakan cara yang biasa digunakan untuk membuat efek genting pada pada kreasi rumah unik
    Bagian dalam maupun bagian luarnya jangan sampai sobek :
                         

  • Ambil 3 buah bagian luar yang telah dipisahkan,lalu buatlah lingkaran cincin :
                       


  • Sambungkan lingkaran tersebut dengan potongan-potongan yang sudah disediakan dengan lem, perhatikan pola serat kardus harus ada diluar agar mudah membentuk lingkaran.
                         


  • Setelah semuanya tersambung,maka bentuknya akan seperti pada gambar berikut :
                        


  • Tekan bagian tengahnya secara perlahan.
                         


  • Setelah anda tekan sesuai dengan yang anda harapkan,maka hasilnya akan menjadi sebagai berikut ini :

                           


  • Buatlah tatakannya agar memperkokoh mangkuk tersebut, satukan dengan mengunankan lem kayu dan kemudian cat agar lebih cantik

                           

VIDEO MUSIC METAL YANG TOP


Jika music metal tidak jauh terdengar dari telinga anda maka anda pasti tau band metal top ini yang telah mencapai reting sempurna dari beberapa tahun silam hingga pada tahun ini mereka juga telah diundang oleh berbagai negara baik itu dieropa maupun di asia.
Inilah vieo music metal yang populer pada tahun 2011 hingga sekarang, As i lay dying iya itu nama band yang berhasil meraka buat dengan mengeluarkan banyak album yang luar biasa.
silahkan menikmati vieonya :

BINA PEMAIN MUDA, PEMERINTAH CONTEK POLA INDRA SYAFRI


Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi tak segan menyatakan bahwa ia akan meniru pola yang dilakukan mantan pelatih timnas U-19 dalam pengelolaan pemain muda.
"Saya akan ikuti cara Indra Sjafri, yaitu mencari bibit pesepakbola handal sebanyak-banyaknya di seluruh Indonesia. Kita didik, kita kirim ke akademi-akademi, kita perhatikan fisiknya, tekniknya sampai siap untuk masuk tim," ujar Menpora Imam Nahrawi saat menutup LIGA HOS Tjokroaminoto CUP di Legenda Football Academy, Tambun, Bekasi Jawa Barat, akhir pekan lalu, dalam rilis yang diterima INDOSPORT.
Liga U-16 ini digelar oleh Legenda Football Academy dan Asosiasi Sekolah Sepak Bola Indonesia (ASSBI) dan diikuti oleh puluhan kesebelasan dari seluruh tanah air.

"Saya bangga dengan Legenda Football Academy dan ASSBI karena inilah modal kita menembus Piala Asia dan Piala Dunia. Pemerintah fokus pada bibit-bibit muda dan terus akan mendukung ASSBI dan seluruh akademi sepakbola di Indonesia," ujar Menpora yang akrab disapa Cak Imam ini.
Menpora juga meminta agar semua akademi mulai memperbaiki kualiltas dan manajemen pengelolaannya.
"Belajarlah dari akademi-akademi besar dunia. Tanpa profesionalisme, hasil yang akan didapat tidak akan maksimal. Terutama pelatih, terus tingkatkan kemampuannya agar bisa melatih para pesepakbola kita lebih baik lagi," kata pria kelahiran Bangkalan Madura itu.Dalam kejuaraan ini, keluar sebagai peringkat pertama kesebelasan Kabo Bogor. Diiikuti Petrokimia Soccer School dan Bekasi Putra. Dari hasil kompetisi ini, juga akan dilakukan seleksi sebanyak 60 pemain terbaik dan diambil 18 yang nantinya akan ikut Iber Cup 2015, di Estoril, Portugal, pada Juni-Juli tahun depan.




















Senin, 26 Januari 2015

HOW TO MAKE TEMPE (INDONESIAN FOOD)

grain mill
Making tempeh is very easy. Here we explain how to make tempeh from 100% soy. This is the traditional tempeh as it is consumed in the country of origin: Indonesia. To make 1kg tempeh you need the following ingredients:

- 600 g whole dry soybeans
- 6 tablespoons vinegar
- 1 teaspoon (about 3 to 5 grams) tempeh starter

Step 1: Cracking the soybeans

The easiest way is to crack the soybeans with a loosely set grain mill. Ideally each soybean is cracked in half. On the left you can see a picture of a Family Grain Mill. This grain mill can be bought on the internet for less than $150. With the Family Grain Mill you can split the 600 g soybeans in a few minutes. Daniel informed us that the Porkert Universal Grain Mill can also split the soybeans. It is a Czech made grain mill that is all hot dipped steel, easy to take apart and lasts a long time. Another grain mill that seems to do the job is the Country Living Grain Mill.
When buying a grain mill consider that you can also use the dehulled soybeans to make soymilk. If you don't have a grain mill or dehulled soybeans continue with using whole soybeans, you will have to remove the hulls later by hand. If you are lucky, you can find a store that sells dehulled soybeans. Industrial tempeh producers normally buy dehulled soybeans. Maybe they will sell you some soybeans.

Step 2: Soaking and dehulling soybeans

Soak the soybeans in 2 liter water for 6 - 18 hours. If you use whole soybeans you should split them by squeezing them with a kneading motion. Stir gently causing the hulls to rise to the surface, then pour off water and hulls into a strainer. Add fresh water and repeat until most hulls are removed. Don't worry if a few hulls remain attached.

Step 3: Cooking the soybeans

Put the beans in a cooking pot and add enough water to cover them. Add the vinegar and cook for 30 min. Drain off the water and dry the soybeans by continue heating them in the pot on medium heat for a few minutes and until the beans are dry. Allow the soybeans to cool down to below 35°C.

Step 4: Inoculating the soybeans with tempeh starter

Sprinkle the soybeans with 1 teaspoon of tempeh starter. Mix with a clean spoon for about 1 minute to distribute the tempeh starter evenly. It's very important to mix the tempeh starter very well: it reduces the risk for spoilage and the fermentation will be faster. To promote the home production of tempeh we will send you a sample of tempeh starter.

Step 5: Incubating the beans

Take 2 plastic bags 18 x 28 cm and perforate them with holes at a distance of about 1 cm by a thick but sharp needle. A normal needle is too thin, you need a fat needle or small nail (about 0.6 mm in diameter). This will allow the mould to breathe.
Divide the soybeans in the two bags and seal them. Press them flat, making sure that the total thickness of the beans is max 3 cm. Place the packed beans in an incubator at 30°C or at a warm place for about 36- 48 hours during which the tempeh fermentation takes place. Then the container should be filled completely with white mycelium and the entire contents can be lifted out as a whole piece.
Now you know how to make tempeh. We hope that you will enjoy the home making of tempeh and ... the eating of it! If you have questions about how to make tempeh.
luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com